Jumat, 31 Desember 2010

Tuduhan yang Salah


Aku menyambut hari ini dengan sangat senang , karena hari ini aku berulang tahun yang ke12 . aku sudah membayangkan berapa banyak hadiah yang aku terima dari keluargaku dan teman-temanku . aku segera mandi , karena hari beranjak siang . setelah membuka hadiah dari ayah , aku segera pergi ke sekolah agar aku tidak terlambat ke sekolah . aku berangkat ke sekolah sengan wajah berseri-seri . teman-temanku  menyambut dengan  ucapan selamat ulang tahun . hari itu sangat menyenangkan buatku .
Ayahku memberiku hadiah sebuah tempat pensil bercorak bunga-bunga berwarna merah tua . Aku sangat menyukai tempat pensil ini , teman – temanku  juga menyukainya . aku selalu memakainya kemana – mana . suatu hari aku kehilangan tempat pensil ku , aku berangkat ke sekolah dengan wajah sedih . Teman – temanku bingung , karena tak biasanya aku berangkat ke sekolah dengan sedih . “ Wanti , kamu kenapa ???” Tanya Aulia padaku . “ tempat pensil ku hilang Lia “ jawabku . teman – temanku sangat kaget , karena biasanya kan tempat pensil  itu selalu aku pakai ke sekolah .
Tiba – tiba , Amanda datang dengan wajah yang cerah  , ketika bel masuk berbunyi , anak-anak mengeluarkan  alat tulisnya . aku melihat Amanda mengeluarkan tempat pensil yang sama persis denganku ,  warnanya merah tua . aku langsung curiga , karena tempat pensil ku sama persis dengan tempat pensil Amanda . “ eh.. kamu yang ambil tempat pensil ku ya ?!?! “ ucapku dengan nada marah . “ tidak kok … aku ini beli sendiri dengan uang tabunganku … “ jawab Amanda . “ alah.. pasti kamu kan ang ambil !!! kamu kan selama ini suka ngeliatin tampat pensilnya Wanti !!!” sambung Aulia . aku langsung berlari keluar dan diikuti oleh teman – temanku yang lain kecuali Amanda dan Azahra .
“Wanti kenapa sich ??? kok marah padaku ??padahal kan aku tidak salah sama dia???tanya Amanda ke Azahra . “ dia itu kehilangan tempat pensilnya , dan tempat pensil  itu sama persis dengan punya mu ..” jawab Azahra . kemudian Azahra meneliti tempat pensil  milik Amanda .
Tiba – tiba dia menemukan sesuatu yang berbeda antara tempat pensil Wanti dan tempat pensil milik Amanda . dia segera berlari keluar mencari Wanti dan teman – temannya dan akan memberitahukan perbedaan tempat pensil Wanti dan tempat pensil Amanda . “ hai teman –teman , kalian jangan salah paham dulu dengan Amanda .. karena tempat pensil Amanda dan Wanti itu berbeda .. “ . “alah, kamu kan hanya belain Amanda !!! jadi kamu bilang bahwa tempat pensilku dan Amanda berbeda .. “ ucap Wanti .” tidak , aku memang menemukan perbedaan antara tempat pensil kamu dan Amanda ..”jawab Azahra . “ beneran tuh apa katamu ???ntar kamu bo’ong lagi..”ujar Aprillia . “ beneran , warna tempat pensil kamu kan ada warna pink nya sedikit , sementara tempat pensilnya Amanda warnanya hanya merah tua “ jawab Azahra .” oh ,iya..ya..mengapa aku terburu-buru menuduh Amanda ya .. pasti Amanda sangat sedih..” sesal Wanti . “ coba kamu ingat –ingat dulu , di mana kamu terakhir meletakkan tempat pensil itu??atau Tanya pak Haris saja , biasanya kan beliau tau barang-barang yang tertinggal ..”sambung Aprillia .
            Segeralah mereka menuju ke tempat pak Haris . “ permisi pak Haris , saya mau Tanya apakah pak Haris melihat ada tempat pensil di sekitar sekolahan??” Tanya Wanti . “ oh , ya non , saya pernah lihat , tempat pensil itu berwarna merah tua dan bercorak bunga-bunga itu kan non???”jawab pak Haris . “ bapak melihat di mana pak ??” Tanya Wanti . “ saya ngeliat di ruang T I K non.” Jawab pak Haris . “ terima kasih pak .. “ jawab mereka serempak . Wanti jadi ingat bahwa saat pelajaran T I K kemarin ia buru-buru ke kamar kecil untuk buang air kecil , dan ia lupa tidak membawa tempat pensilnya  itu . Wanti pun meminta maaf kepada Amanda . kini mereka tidak bertengkar lagi .  

Liburan yang Menyenangkan

Di sekolah Anindya sedang ada sebuah acara perpisahan kelas , siswa kelas enam sudah melewati masa – masa menegangkan yaitu menjalani UASBN dan kini mereka hanya tinggal menunggu pengumuman kelulusan saja . dan Anindya pun berharap dirinya mampu mendapat nilai yang meuaskan dari hasil UASBN nya . suasana haru menyelimuti perpisahan itu , Anindya merasa berat meninggalkan sekolah dan teman – temannya yang sangat ia sayangi itu . Namun bagaimana lagi , ia harusmelanjutkan ke SMP .
            Hari pengumuman pun tiba , jantung Anindya berdebar-debar . setelah melihat pengumuman Anindya merasa bahagia karena apa yang ia impikan selama ini akhirnya tercapai juga , yaitu mendapat nilai yang baik . dan ia juga senang karena orang tuanya berjanji jika ia mendapat  hasil ujian yang baik , akan mengajaknya pergi ke Bali untuk berlibur di sana  .
            Keesokan harinya , setelah mempersiapkan barang yang akan di bawa ke Bali , mereka segera menuju ke pelabuhan untuk menyeberang menggunakan kapal . di dalam perjalanan Anindya hanya tidur saja , “dari pada nunggu lama dalam perjalanan yang membosankan ini lebih baik aku tidur saja “ pikir Anindya  . tak terasa perjalanan pun berakhir , mereka telah sampai di Bali . hm…m…betapa senangnya hati Anindya ketika tiba di kota itu . mereka segera mencari penginapan agar mereka dapat mandi dan berjalan-jalan menikmati kota yang indah itu.
            Selesai mandi mereka pergi menuju ke tempat wisata belanja , rencananya mereka akan berbelanja barang yang jarang didapati di daerah lain selain Bali . saat sedang memilih baju yang bagus bertuliskan  CILUK BALI . Anindya berniat untuk membelinya sekalian dengan sepatu yang bertuliskan  JOGER JELEK , setelah puas berbelanja mereka pulang ke penginapan untuk beristirahat karena mereka merasa sangat lelah .
            Keesokan harinya mereka menuju ke pantai kutha untuk melihat matahari terbit yang katanya terkenal sangat indah itu  . ternyata benar , melihat matahari terbit dari pantai itu sangat menyenangkan . “indah sekali ya ma pemandangan itu …” kata Anindya kepada mamanya . “benar sayang pemandangan ini sangat indah sekali .” jawab mama Anindya .
            Tak terasa haripun beranjak siang , mereka kembali ke penginapan untuk berkemas-kemas , karena hari ini mereka akan kembali ke Surabaya. Sebenarnya sich Anindya nggak mau pulang , karena menurutnya pulau itu sangat indah dan tak pernah bisa ia lupakan . berhubung papa cutinya cuman tiga hari jadinya hari ini pulang ke Surabaya.
            Hari pertama masuk SMP telah tiba , kini seragam yang dipakai Anindya bukan lagi berwarna putih-merah , tetapi putih-biru . Anindya berangkat ke sekolah dengan perasaan gembira , karena ia akan mendapat teman baru . ternyata ketika pelajaran dimulai , guru Bahasa Indonesia menyuruh agar seluruh siswa kelas VII menceritakan tentang liburan mereka masing- masing . Anindya akan bercerita tentang liburannya di Bali selama tiga hari yang takkan pernah bisa untuk dilupakannya.
         
                                                                             

Rabu, 29 Desember 2010

Sahabat - Sahabatku


Di sekolahku ada seorang murid baru,namanya    Revinda Ani Dwi Jayanti .           wajahnya cantik , rambutnya panjang terurai , dan  kulitnya putih  . tapi ku rasa dia agak sedikit pemalu , buktinya saat memperkenalkan diri tadi , ia sedikit malu-malu . dia sekarang duduk sebangku denganku , an ternyata rumahnya bersbelahan dengan rumahku . pantas saja kemarin aku melihat seorang anak yang sedang menurunkan barang-barangnya dari atas mobil .
            Kini sudah beberapa bulan aku bersahabat dengan Revida setiap saat selalu bersama , membuat PR pun bersama . tiada hari tanpa bersama . takterasa kini waktu kenaikan kelas sudah tiba , perasaanku campur aduk jadi satu , antara sedih dan bahagia  . aku sedih karena Revinda akan pergi meninggalkan sekolah,karena ayahnya dipindah tugaskan ke kota lain , saat perpisahan tiba ada butiran – butiran bening jatuh dari mataku , aku tak tahan untuk tidak menangis . aku melihat Revi pun menangis ,kemudian kami berdua berpelukan sambil menangis.
            Berbulan-bulan sudah Revi pindah kini aku sudah bisa melupakannya . yah… meskipun pada awalnya aku melalui hari-hariku dengan berat karena tak ada lagi teman bermain seperti dulu , tapi aku yakin Revi  tak akn pernah melupakannya .
            Hu..uh , hari ini adalah hari pertamaku bersekolah di SMP . aku berangkat pagi- pagi sekali , maklum hari pertama .. jujur aku agak sedikit dag dig dug ..setelah mencari dimana ruanganku, aku segera memasuki kelas baruku . aku berkenalan dengan murid-murid baru di sana , anaknya baik-baik dan juga ramah-ramah.. pelajaran pun dimulai dengan acara perkenalan.. aku duduk sebangku dengan Revanda Ayu Eka Jayanti hm.. namanya hamper mirip dengan Revinda . tiba-tiba bayangan sahabatku itu terbayang lagi di pelupuk matanya , aku merasa sangat rindu pada Revi . ia terbayang lagi  kenangan-kenangan indah bersama Revi ketika aku masih duduk di bangku SD dulu .
            Tiba-tiba suara bel istirahat berbunyi anak-anak di kelasku berlomba untuk pergi ke kantin , tiba-tiba Reva menarik lenganku , aku yang tak sempat mengelak akhirnya menurut saja , ku kira ia akan pergi ke kantin  , tapi ternyata dugaan ku meleset Reva akan mengajakku ke kelas VII B. katanya sich aku akn dikenalkan denga kembarannya. Aku merasa agak malu , ia segera memanggil kembarannya “Revi , sini” mendengar nama itu hatiku berdebar-debar, apakah Revi itu sahabatnya waktu di SD atau bukan . seorang anak perempuan keluar kelas . rambutnya panjang terurai . “ini saudara kembarku , namanya Revinda Dwi Jayanti” ujarnya padaku . “ dan ini temanku ,Salsabila Puspita Sari”  ujarnya pada saudara kembarnya . “Sari ???” ucap Revi kaget  . “ Revi ???? ucapku tak kalah kaget. Kami langsung bersalaman dan berpelukan agak lama .. Revanda terbengong-bengong melihat tingkah kami berdua yang sudah akrab.
            Kini aku mengerti Revanda memag kembaran dengan Revinda , dulu ketika Revi pindah ke sekolahku , Reva sedang menjaga neneknya yang tengah sakit. Dan kepindahan Revi pada waktu itu bukan karena ayahnya dipindah tugaskan , tetapi karena nenek mereka meninggal dunia , terpaksa Revi pindah ke rumah neneknya , soal ayah Revi , kkatanya masih tetap ada di kota ini , dan tidak ikut tinggal di rumah neneknya yang berada di Yogyakarta.
            Hmft… kini aku lega bisa bersama lagi dengan dua sahabat sejatiku Revanda dan Revinda . mereka aalah dua saudara kembar yang akan mengsi hari-hariku . dan kami berjanji akan selalu bersama sepanjang hidup kami . sahabat sejatiku ,  I LOVE YOU FOR EVER …..